Keutamaan Bulan Sya'ban

Bulan Sya'ban, Keutamaan Bulan Sya'ban


فَضْلُ شَعْبَانَ عَلىٰ سَائِرِ الشُّهُوْرِ كَفَضْلِيْ عَلىٰ سَائِرِ اْلأَنْبِيَاءِ وَ فَضْلُ رَمَضَانَ عَلىٰ سَائِرِ الشُّهُوْرِ كَفَضْلِ اللهِ عَلىٰ سَائِرِ عِبَادِهِ

Keutamaan bulan Sya’ban dibandingkan dengan bulan yang lain itu seperti keutamaan Nabi Muhammad dibanding dengan nabi-nabi yang lain, dan keutamaan bulan Ramadlan dibandingkan dengan bulan yang lain itu seperti keutamaan Allah di atas hamba-hamba dan makhluk-Nya.
Pada bulan ini Rosulullah SAW menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dikarenakan pada bulan Sya’ban Allah SWT mengangkat pahala amal ibadah para hamba-Nya.

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَتَدَرُوْنَ لِمَ يُسَمَّى شَعْبَانَ ؟ قَالُوْا وَاللهُ وَرَسُوْلُهُ اَعْلَمُ. قَالَ : لِأَنَّهُ يَتَشَعَّبُ فِيْهِ خَيْرٌ كَثِيْرٌ

Nabi bersabda : “ Apa kalian tahu kenapa disebut dengan bulan Sya’ban ?. Sahabat menjawab : "Allah dan utusan-Nya lebih mengetahui. Nabi menjawab : “ Karena pahala amal ibadah pada bulan Sya’ban ini bercabang-cabang menjadi banyak.” ( Durrotun Nasihin : 207)

مَنْ عَظَّمَ شَعْبَانَ وَاتَّقَى اللهَ وَعَمِلَ بِطَاعِتِهِ وَاَمْسَكَ نَفْسَهُ عَنِ الْمَعْصِيَةِ، غَفَرَ اللهُ تَعالىٰ ذُنُوْبَهُ وَآمَنَهُ مِنْ كُلِّ مَا يَكُوْنُ فِيْ تِلْكَ السَّنَةِ مِنَ الْبَلاَيَا وَاْلأَمْرَاضِ كُلِّهَا

“Barang siapa memulyakan bulan Sya’ban dengan bertakwa kepada Allah, beramal karena Allah dan mejauhkan dirinya dari maksiat, Maka Allah akan mengampuni segala dosanyan dan dijauhkan dari segala musibah yang terjadi pada tahun tersebut.” ( Zubdatul Wa’idhin)

Puasa Bulan Sya’ban

رُوِيَ عَنِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ : مَنْ صَامَ ثَلاَثةِ اَيَّامٍ مِنْ اَوَّلِ شَعْبَانَ وَثَلاَثةً مِنْ اَوْسَطِهِ وَثَلاَثةً مِنْ آخِرِهِ كَتَبَ اللهُ لَهُ ثَوَابَ سَبْعِيْنَ نَبِيًّا وَكَانَ كَمَنْ عَبِدَ اللهَ تَعَالىٰ سَبْعِيْنَ عَامًا وَإِنْ مَاتَ فيْ تِلْكَ السَّنَةِ مَاتَ شَهِيْدًا

Diceritakan dari Nabi SAW, beliau bersabda : “Barang siapa berpuasa tiga hari di awal,di tengah dan di akhir bulan Sya’ban maka Allah akan memberikannya pahala 70 nabi dan orang tersebut seperti orang yang beribadah selama 70 tahun dan jika orang tersebut meninggal dunia maka akan dicatat sebagai mati syahid.” ( Durrotun Nasihin : 208 )

Malam Nisfu Sya’ban

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلامُ : مَنْ اَحْيَا لَيلَةَ الْعِيْدَيْنِ وَلَيْلَةَ شَعْبَانَ لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ حِيْنَ تَمُوْتُ الْقُلُوْبُ

Nabi SAW beliau bersabda : “Barang siapa beribadah pada malam idul fitri dan idul adha serta malam nisfu Sya’ban, maka hatinya tidak akan mati ketika hati orang-orang mati.” ( Durrotun Nasihin : 208 )

Pada malam nisfu Sya’ban malaikat Jibril datang menemui Nabi dan berkata : “ Wahai Muhammad, malam ini pintu rahmatnya Allah dibuka, sholatlah dan angkat ke atas kepala dan kedua tanganmu.”
Nabi menjawab : “ Wahai malaikat Jibril, malam apakah ini ?"
Malaikat Jibril menjawab : “ Malam ini tiga ratus pintu rahmat Allah dibuka dan Allah memberi ampunan kepada orang-orang yang beribadah pada malam ini kecuali , orang yang musyrik, tukang sihir,orang yang suka minum arak, orang yang berzina, orang yang makan harta riba, orang yang durhaka kepada kedua orang tua, orang yang suka mengadu domba, orang yang memutuskan tali persaudaraan. Orang-orang tersebut tidak akan diampuni dosanya kecuali mereka mau bertobat dan meninggalkan perbuatannya.”

Kemudian Nabi menjalankan sholat dan berdoa dalam sujudnya.

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِقَابِكَ وَسُخطِكَ وَلاَاُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ اَنْتَ كَمَا اَثْنَيْتَ عَلىٰ نَفْسِكَ فَلَكَ الْحَمْدُ حَتَّى تَرْضىٰ

“ Ya Allah, aku memohon perlindungan-Mu dari siksaan dan amarah-Mu, aku tak kuasa menghitung segala pujian untuk diri-Mu seperti engkau memuji dzat-Mu. Ya Allah, segala puji untuk-Mu hingga engkau ridlo atas segala perbuatanku.” ( Zubdatul Wa’idhin)

Demikian artikel tentang beberapa Keutamaan Bulan Sya’ban, segala kekurangan dari makalah mohon saran dan kritiknya di kolom komentar. Semoga kita selalu senantiasa menjadi orang yang tetap dalam lindungan dan hidayah Allah SWT.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel